MTsN 1 Kulon Progo Ukur Kesiapan Kenaikan Kelas Siswa, Gelar ASAT Semester Genap

Kulon Progo (MTsN1KP) – Langkah krusial dalam mengukur ketercapaian kompetensi akademik sekaligus menentukan kenaikan kelas peserta didik resmi dimulai di MTsN 1 Kulon Progo. Madrasah ini menyelenggarakan agenda Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 5 hingga 15 Juni 2026. Diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan VIII, pelaksanaan asesmen ini digelar secara tatap muka di madrasah dengan memanfaatkan gawai pintar berbasis daring (online) melalui aplikasi resmi Jogja Madrasah Digital (JMD).

Guna menjamin kelancaran asesmen, pihak madrasah telah menyiapkan mitigasi teknis secara matang bagi para siswa. Bagi peserta didik yang mengalami kendala teknis atau tidak memiliki perangkat telepon genggam, panitia memfasilitasi mereka untuk mengerjakan ujian di Laboratorium Komputer madrasah. Standardisasi dan sterilisasi ruang ujian ini diterapkan secara disiplin demi menjaga kenyamanan serta fokus siswa dalam menyelesaikan berbagai mata pelajaran yang diujikan.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Drs. Hudayawan Arif, menjelaskan bahwa ASAT kali ini menjadi instrumen validasi akhir terhadap penguasaan materi kurikulum selama satu tahun pelajaran. “Asesmen Sumatif Akhir Tahun ini merupakan fase penting bagi siswa kelas VII dan VIII untuk membuktikan kesiapan mereka naik ke jenjang kelas yang lebih tinggi. Melalui sistem tatap muka berbasis aplikasi JMD ini, kami dapat memetakan capaian akademik siswa secara objektif sekaligus mengevaluasi efektivitas kurikulum yang telah berjalan sepanjang semester genap tahun pelajaran 2025/2026,” ujar Arif.

Kehormatan dan integritas selama masa ujian berlangsung turut menjadi penekanan utama dari Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Munji Jakfar. “Selamat menempuh ASAT kepada seluruh anak-anakku kelas VII dan VIII. Kami berharap momentum evaluasi ini menjadi cerminan nyata dari nilai-nilai BISA MAPAN (Bina Anak Soleh Pemimpin Masa Depan) yang selalu kita tanamkan. Kerjakan ujian dengan memprioritaskan kejujuran dan percaya pada kemampuan diri sendiri, karena integritas yang bersih merupakan pilar utama dalam mendukung Zona Integritas (ZI) madrasah menuju tata kelola pelayanan pendidikan yang akuntabel,” kata Kamad. (gie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *