
Kulon Progo (MTsN1KP) – Penanaman karakter religius secara konsisten terus digalakkan oleh MTsN 1 Kulon Progo di lingkungan madrasah. Bertempat di Masjid Baitut Tarbiyah yang menjadi masjid kebanggaan kompleks madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Drs. Hudayawan Arif, berkesempatan memberikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) di hadapan ratusan siswa bakda zuhur berjamaah. Dalam tausiahnya ia mengajak seluruh peserta didik untuk senantiasa menjaga muruah, adab, dan kesopanan, baik di lingkungan madrasah maupun saat berbaur di masjid lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Dalam penyaluran pesannya, Drs. Hudayawan Arif menekankan bahwa fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga sebagai pusat pembentukan akhlak luhur masyarakat. Oleh karena itu, predikat sebagai siswa madrasah harus diwujudkan melalui perilaku nyata, seperti menjaga ketenangan, tidak bersenda gurau saat azan berkumandang, serta menghormati jemaah lain. Perilaku terpuji ini diharapkan dapat menjadi syiar positif yang menunjukkan bahwa siswa MTsN 1 Kulon Progo memiliki pembiasaan karakter yang matang dan mampu menjadi figur teladan bagi anak-anak seusia mereka di masyarakat.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan (Wakasis), Sutanto, S.Hum., memberikan dukungan penuh terhadap pesan moral yang disampaikan dalam kultum tersebut dan menyatakan siap mengawal implementasinya. “Apa yang disampaikan oleh Waka Kurikulum sangat krusial bagi pembentukan mental siswa. Kami di bidang kesiswaan akan menindaklanjuti arahan ini melalui pemantauan kedisiplinan ibadah sehari-hari. Kami ingin memastikan bahwa pembiasaan adab di masjid ini benar-benar melekat pada diri anak-anak, sehingga di mana pun mereka salat berjamaah, mereka mampu menunjukkan citra seorang santri yang tertib, anggun, dan membawa kesejukan bagi lingkungan sekitar,” ujar Sutanto.
Apresiasi tinggi turut mengalir dari Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Munji Jakfar, S.Pd.I., M.Pd.I., yang menilai kegiatan tersebut sebagai penguat pilar spiritual madrasah. “Kegiatan kultum rutin ini merupakan wujud nyata akuntabilitas kami dalam membangun Zona Integritas (ZI) pada aspek penguatan karakter mental spiritual siswa. Pesan ini sangat selaras dengan visi utama madrasah kita, yaitu BISA MAPAN (Bina Anak Soleh Pemimpin Masa Depan) yang didukung oleh program BINARA (Bina Talenta Para Juara). Kita tidak hanya mendidik anak-anak agar mengejar prestasi fisik dan akademik semata, melainkan mengutamakan kesalehan batin agar kelak mereka tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia,” kata Kamad. (gie)