
Kulon Progo (MTsN1KP) – MTs Negeri 1 Kulon Progo menerapkan Tes Baca Al-Qur’an (BAQ) sebagai salah satu syarat dalam proses seleksi penerimaan murid baru. Tes ini menjadi instrumen untuk memetakan kemampuan dasar keagamaan calon peserta didik sebelum diterima di madrasah.
Tes BAQ dilaksanakan secara luring dan tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga digunakan untuk mengukur kemampuan membaca Al-Qur’an serta kesiapan spiritual calon siswa. Hasil tes ini menjadi dasar bagi madrasah dalam menyusun pemetaan kemampuan peserta didik pada awal pembelajaran.
Salah satu guru MTsN 1 Kulon Progo, Sugiarto, S.Pd., menyampaikan bahwa tes BAQ sangat penting dalam membantu madrasah mengenali kemampuan awal siswa. Dengan demikian, proses pembinaan dapat dilakukan secara lebih tepat sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik. “Tes BAQ membantu madrasah memetakan kesiapan belajar siswa baru. Dari hasil tersebut, madrasah dapat mengetahui siswa yang membutuhkan pembinaan tahsin maupun yang sudah siap melanjutkan ke program yang lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan panitia PMBM, Rr. Yuli Tiga Pratuti, S.Pd., M.Sc., menjelaskan bahwa pelaksanaan tes dilakukan secara objektif dengan penilaian langsung oleh tim penguji. “Tes BAQ menjadi dasar pemetaan kemampuan keagamaan siswa. Hasilnya akan digunakan untuk pengelompokan pembelajaran agar pembinaan dapat lebih efektif. Aspek yang dinilai meliputi ketepatan makharijul huruf, tajwid, dan kelancaran membaca Al-Qur’an,” jelasnya.
Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Munji Jakfar, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa penerapan tes BAQ merupakan bagian dari upaya menjaga mutu dan karakter khas madrasah. Hal ini juga sejalan dengan program BINARA (Bina Talenta Para Juara) dan visi BISA MAPAN (Bina Anak Saleh Pemimpin Masa Depan).
Melalui langkah ini, madrasah berharap lulusannya tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik serta berkarakter religious.
(gie)