
Kulon Progo (MTsN1KP) – Suasana di Bumi Perkemahan (Buper) Lembah Pereng seketika berubah menjadi sibuk dan penuh semangat. Ratusan siswa MTsN 1 Kulon Progo yang tergabung dalam satuan Pramuka Penggalang langsung bergerak cepat mendirikan tenda. Yakni sebagai rumah sementara mereka selama kegiatan Kemah Bakti Karya pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan mendirikan tenda ini menjadi ujian pertama bagi para peserta untuk melatih ketangkasan, kesabaran, dan yang terpenting adalah kekompakan dalam regu.
Pantauan di lokasi menunjukkan koordinasi yang apik antaranggota regu. Ada siswa yang bertugas memasang pasak, membentangkan terpal, hingga memastikan simpul tali terikat dengan kuat sesuai teknik kepramukaan yang telah dipelajari di madrasah.
Salah satu pembina kegiatan, Sutanto, S.Hum. menyatakan bahwa proses ini adalah bagian penting dari pendidikan karakter. “Ketika mendirikan tenda, di sinilah ego pribadi dikesampingkan demi tegaknya sebuah tenda yang nyaman untuk ditempati bersama. Meski mereka sudah berlatih mendirikan tenda, akan terlihat kecakapan serta kepedulian di antara mereka,” ujar Sutanto.

Meski matahari cukup terik di kawasan Lembah Pereng, hal tersebut tidak menyurutkan keceriaan para siswa. Gelak tawa sesekali terdengar di sela-sela kerja keras mereka. Bagi para siswa mendirikan tenda sendiri memberikan kepuasan tersendiri dan rasa memiliki terhadap kelompoknya.
Setelah tenda-tenda tertata membentuk barisan yang rapi di area perkemahan, para siswa mulai menata perlengkapan pribadi dan memasak untuk keperluan makan malam. Hal ini menandakan kesiapan penuh para penggalang MTsN 1 Kulon Progo untuk mengikuti rangkaian kegiatan bakti karya dan giat prestasi pada hari-hari berikutnya.
Dengan semangat kemandirian ini Kemah Bakti Karya 2026 diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam dan membentuk profil pelajar yang tangguh serta siap berbakti kepada masyarakat. (fai)