
Kulon Progo (MTsN1KP) – Keluarga besar MTsN 1 Kulon Progo menunjukkan aksi solidaritas dan kepedulian tinggi melalui pelaksanaan salat gaib berjemaah di Masjid Baitut Tarbiyah pada Senin (13/4/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukacita mendalam atas wafatnya salah satu orang tua siswa kelas 9. Dengan khidmat, seluruh civitas akademika mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran.
Kepala Madrasah, Munji Jakfar, S.Pd.I., M.Pd.I., memimpin langsung jalannya salat gaib yang diikuti secara khusus oleh guru serta siswa kelas 9C. Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan tepat setelah para siswa menyelesaikan sesi Tes Kompetensi Akademik (TKA). Kehadiran siswa di sela jadwal ujian menunjukkan bahwa kesibukan akademik bukan menjadi penghalang untuk menunaikan kewajiban sosial dan religi.
Munji Jakfar menegaskan bahwa duka seorang siswa adalah duka seluruh warga madrasah, sehingga doa bersama ini menjadi wujud nyata dari ukhuwah islamiyah yang dijunjung tinggi. “Hari ini kita ikut merasa berduka atas meninggalnya orang tua salah satu murid kelas 9. Kita patut untuk memberikan bantuan baik secara materi maupun spiritual. Semoga dengan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” ujar Kamad.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program unggulan BISA MAPAN (Bina Anak Soleh Pemimpin Masa Depan) yang menjadi identitas MTsN 1 Kulon Progo dalam kerangka Zona Integritas. Melalui semangat tersebut, madrasah berkomitmen membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi dan akhlakul karimah. Aksi cepat tanggap ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai empati telah mengakar kuat dalam ekosistem pendidikan di madrasah.
Selain memperkuat karakter, kegiatan ini juga mempertegas peran MTsN 1 Kulon Progo sebagai Madrasah Program Keagamaan. Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kepala Madrasah memberikan penguatan mental bagi siswa yang bersangkutan agar tetap tegar menghadapi sisa rangkaian TKA. (gie)