Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Tim bola voli putri MTsN 1 Kulon Progo berhasil melampaui ekspektasi setelah mampu melaju ke partai final Liga Bola Voli Pelajar SMP/MTs Kulon Progo 2020.

“Target awal tim bola voli putri MTsN 1 Kulon Progo adalah masuk empat besar atau semifinal dan ternyata target itu sudah terlampaui dengan berhasil masuk babak final,“ ujar Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M. S.I., Minggu (1/3/2020) pagi.

Tim bola voli putri  MTsN 1 Kulon Progo melaju ke final usai mengalahkan tim SMPN 1 Panjatan di semifinal yang berlangsung di Alun-alun Wates kemarin. Kedua tim menampilkan permainan terbaik. Tim bola voli putri SMPN 1 Panjatan merupakan tim yang berasal dari kelas olahraga di sekolahnya. Sementara, tim bola voli MTsN 1 Kulon Progo berasal dari siswa terpilih yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di madrasah.

Pada set pertama, MTsN 1 Kulon Progo dengan cukup mudah mengalahkan SMPN 1 Panjatan dengan skor 25 – 17. Pada set kedua, SMPN 1 Panjatan melakukan permainan menyerang membuat kejar mengejar angka. Namun, MTsN 1 Kulon Progo tetap berhasil memenangi set kedua dengan skor tipis 25 – 22. Skor 2 – 0 untuk kemenangan MTsN 1 Kulon Progo.

Atas hasil ini, MTsN 1 Kulon Progo melangkah ke babak final dan akan berhadapan dengan MTsN 4 Kulon Progo pada Minggu (8/03/2020) yang rencananya akan berlangsung di Stadion Cangkring.

Salah satu pelatih sekaligus guru olahraga MTsN 1 Kulon Progo, Marsidi, S. Pd. mengatakan kunci kemenangan dramatis selama babak penyisihan maupun final terletak pada ketenangan dan semangat para pemain. Mereka tak terbawa dengan ritme permainan lawan. “Kita berusaha tetap tenang walaupun lawan melakukan serangan bertubi-tubi. Semangat dan ketenangan pemain adalah kunci kemenangan mereka,” pungkasnya.  (sep)

 

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Sebanyak 20 siswa MTsN 1 Kulon Progo, Kamis, (27/02/2020) melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) Kabupaten Kulon Progo. Kunjungan ini  tidak lain untuk memberi bekal dan menanamkan cinta membaca kepada para siswa. Kegiatan ini menunjang program pemerintah yang telah mencanangkan kegiatan literasi melalui membaca. Selain itu, juga sebagai dukungan untuk program Wisata Buku dan Pesta Buku Murah yang diadakan oleh Dispussip.

“Dengan siswa berkunjung ke perpustakan, kami berharap mereka akan lebih akrab dengan buku sebagai sumber belajar.  Selain itu, dapat menjadi rekreasi yang murah dan berkualitas, “ ujar Marsidi, S. Pd., Waka Kesiswaan MTs Negeri 1 Kulon Progo, salah satu pendamping kegiatan ini.

 

Pendamping lain, Binti Muawanah, S.Pd. mengatakan bahwa anak-anak sangat antusias memilih dan membaca buku yang disediakan. “Tak ada satu  pun anak yang ngobrol dengan temannya. Mereka bersemangat sekali membaca buku di sini karena lengkap dan banyak yang sesuai dengan keinginan mereka,” ungkap  Binti.

Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I sangat mendukung kegiatan ini terutama agar para siswa lebih dekat dengan perpustakaan yang ada di daerahnya. Selain itu, agar mereka kembali mencintai buku dan sedikit demi sedikit mengurangi pemakaian gawai yang terlalu sering. “Dengan adanya kemajuan teknologi sekarang ini membuat anak-anak lupa akan adanya buku. Jadi, melalui kunjungan ini diharapkan mereka mau kembali membaca buku,” katanya.

Kegiatan diakhiri dengan mengunjungi bazar buku murah di halaman kantor setempat yang berlangsung dari tanggal 19 Februari s.d. 6 Maret 2020. (sep)

Kulon Progo (MTs Negeri 1 Kulon Progo) – Tak disangka-sangka, Selasa (25/2/2020) MTs Negeri 1 Kulon Progo kedatangan tamu dari Kepolisian Sektor Wates . Maksud dari kedatangan para pengampu keamanan di wilayah Kelurahan Wates tersebut adalah bersilaturahmi dengan warga MTs Negeri 1 Kulon Progo. Selain itu, untuk melaksanakan sosialisasi Program dari Kapolres Kulon Progo yaitu Pit SelawePit Selawe adalah akronim dari Pit kanggo Sekolah lan Nyambut Gawe (Sepeda untuk Sekolah dan Bekerja).

Nur Rahmanto, Babinkamtibmas Kelurahan Wates, salah satu anggota Polsek Wates yang ikut berkunjung ke MTs Negeri 1 Kulon Progo mengatakan kepada siswa-siswi MTsN 1 Kulon Progo agar bersepeda ketika berangkat ke sekolah/madrasah. “Kami mengimbau agar anak-anak  yang rumahnya dekat dengan sekolah untuk berangkat ke sekolah menggunakan sepeda,“ ujarnya.

Ia juga menjelaskan empat tujuan dari program Pit Selawe ini. Pertama, membuat badan segar bugar karena berolahraga dengan cara bersepeda. Kedua, dapat mengantisipasi kemacetan lalu lintas di wilayah Kecamatan Wates. Ketiga, dapat mengurangi polusi udara di Kabupaten Kulon Progo. Keempat, dapat menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Setelah beramah-tamah dengan Kepala MTs Negeri 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I., tamu dari Polsek Wates ini mengajak anak-anak kelas IX bersepeda di sekitar Wates. Rute yang ditempuh untuk kegiatan goes ini dari MTs Negeri  1 Kulon Progo ke arah Stadion Cangkring, kemudian belok kanan sampai di perempatan Nagung dan kembali ke madrasah lewat Bendungan.

Program Pit Selawe  ini disosialisasikan oleh Polsek Wates  ke elemen-elemen dan instansi-instansi yang ada di Wates. MTs Negeri 1 Kulon Progo sangat mendukung program dari Polres Kulon Progo ini. “Saya beserta semua guru MTs Negeri 1 Kulon Progo  sangat mendukung program Pit Selawe ini. Program ini dapat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor bagi anak sekolah. Selain itu, dapat mencegah terjadinya kecelakaan motor karena mereka juga belum punya SIM,” pungkas Legiman. (luk)

ulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Bertempat di lapangan madrasah, MTsN 1 Kulon Progo, Senin (10/02/2020) mengadakan upacara bendera seperti biasanya. Namun, upacara bendera kali ini ada yang berbeda. Kompol Endang Suprapto, S.H., Kapolsek Wates didampingi rekannya, Babinsa Wates, Nur Rohmanto berkesempatan menjadi pembina upacara.

Upacara bendera yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung dengan tertib dan khidmat. Dalam amanatnya, Kapolsek menyampaikan beberapa imbauan kepada para siswa, antara lain agar selalu berbakti kepada orang tua, beribadah dan menanamkan kedisiplinan, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan bijak, dan menyaring program yang bermanfaat sesuai dengan budaya ketimuran.

Selanjutnya Endang menyampaikan bahwa sebagai pelajar harus bersungguh-sungguh dalam belajar terutama bagi kelas IX yang sebentar lagi akan melaksanakan ujian nasional. Selain kesungguhan belajar, pelajar diharapkan taat pada peraturan lalu lintas yang berlaku di mana pun berada. Tak lupa, Endang juga menyinggung fenomena klitih dan geng (kelompok remaja) yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat.

“Pelajar hendaknya tidak membentuk kelompok-kelompok yang terpisah dari pergaulan teman-teman sebayanya karena hal itu adalah embrio munculnya klitih,” tutup Endang mengakhiri amanatnya. (apr)

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Meskipun belum sepenuhnya jadi, untuk pertama kalinya, hall MTs Negeri 1 Kulon Progo digunakan untuk kegiatan madrasah. Bertempat di hall baru ini, Sabtu (1/02/2020) MTs Negeri 1 Kulon Progo mengadakan acara pisah sambut guru dengan siswa. Acara ini merupakan dampak adanya mutasi pertukaran guru matematika MTs Negeri 1 Kulon Progo dengan MTs Negeri 4 Kulon Progo.

Ambar Suryaningsih, S.Pd., guru MTs Negeri 1 Kulon Progo yang per tanggal 1 Februari 2020 mendapatkan SK mutasi untuk bertugas di MTs Negeri 4 Kulon Progo memberikan kata perpisahan dalam acara tersebut.  “Sebetulnya tidak ada perpisahan, kita hanya berjarak secara fisik, tetapi di hati akan tetap ada. Saya akan tetap dapat melihat kalian dari atas sana,” ujar Ambar. Ambar juga memberikan semangat kepada seluruh siswa terutama kelas IX yang sebentar lagi akan menghadapi ujian dan berharap agar MTs N 1 Kulon Progo lebih maju dan unggul.

Ani Minarni, S. Pd. sebagai guru baru pun memberikan sambutan perkenalan. Dalam prakata perkenalannya, Ani membenarkan apa yang disampaikan Ambar, mengingat lokasi MTs Negeri 4 Kulon Progo berada di daerah dataran tinggi.

Kepala MTs N 1 Kulon Progo, Drs. H. Legiman, M.S.I. menegaskan bahwa mutasi atau rolling pegawai adalah hal yang biasa di lingkungan kerja kementerian agama. “Di manapun kita bekerja harus kita terima dan bekerja sepenuh hati sesuai bidang tugas kita masing-masing. Selamat jalan Bu Ambar, semoga kerasan di tempat tugas yang baru dan selamat datang Bu Ani, selamat bergabung dengan keluarga MTsN 1 Kulon Progo, “ tutur Legiman mengakhiri sambutannya. (luk)

Kulonprogo (MTsN1KP) – “Muqodaman dan doa bersama ini kita laksanakan untuk membekali rohani siswa kelas IX untuk sukses ujian 2020 ini. Sebagai ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada Allah, juga sebagai sarana kita meminta kemudahan dan kesuksesan dalam ujian baik TPPU, UAMBNBK, USBN, maupun UNBK bagi anak-anak kita. Harapan terbesar semua mendapatkan nilai yang bagus,” demikian disampaikan Legiman, Kepala MTs Negeri I Kulon Progo dalam sambutan sesaat sebelum pelaksanaan muqodaman, Rabu, 29/01/2020.

Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa kelas IX tahun pelajaran 2019/2020 yang akan memulai serangkaian latihan ujian dan UN tahun ini. Muqodaman dimulai setelah jamaah Salat Duhur dengan didampingi oleh guru dan pegawai MTsN1KP. Setiap anak sudah mendapat jatah bacaan masing-masing sehingga proses muqodaman berjalan lancar dengan pendampingan yang juga telah ditentukan.

Kegiatan ini diakhiri doa bersama dipimpin oleh Suradi yang juga merupakan guru MTsN1KP. “Agenda muqodaman ini direncanakan sebanyak 3 kali sampai menjelang UNBK. Akan dilaksanakan pada Rabu terakhir setiap bulannya dimulai bulan ini, kemudian Februari dan Maret nanti,” jelas Ali Rohman, Wakil Kepala Urusan Hubungan Masyarakat (Humas) MTsN1KP. Semua usaha baik lahiriah maupun batiniah telah ditempuh untuk membekali siswa agar siap menjalani ujian. Bekal doa adalah utama. Semoga melalui bacaan Al-Qur’an ini semakin menentramkan hati dan memperkuat rohani para siswa MTsN1KP. (smd)

Kulonprogo (MTsN1KP) – Tim futsal putra MTsN 1 Kulon Progo yang terdiri dari Alief, Heru, Bagas, Catur, Ronald, Junjung, Robi, Azfairul, dan Adnan berhasil mempersembahkan piala Juara II dalam ajang Binangun Student Futsal Competition 2020. Ajang ini digelar oleh Ikatan Mahasiswa Kulon Progo (IMKP) tahun 2020 dan diikuti oleh pelajar SMP/MTs se-Kulon Progo.

Ajang ini digelar di Golden Futsal, Wates, Kulon Progo, Sabtu-Ahad (11-26/1/2020). Dalam gelaran kompetisi ini, Tim Futsal MTsN 1 Kulon Progo berhasil merebut 2 gelar sekaligus. Kedua gelar tersebut yaitu meraih Juara 2 dan Top Score. Perjuangan yang luar biasa harus dilewati tim ini. Mulai dari babak penyisihan yang harus melawan tim-tim futsal dari SMP yang beberapa tim adalah dari sekolah olahraga.

Akhirnya di babak final, tim MTsN 1 Kulon Progo bertemu dengan SMPN 1 Wates. Perjuangan sampai titik darah penghabisan dipersembahkan oleh  para pemain dalam bimbingan Marsidi dan Tri Harjaka. Pompa semangat terus digelorakan oleh Kepala MTsN 1 Kulon Progo Legiman, dan Waka Humas Ali Rohman yang hadir dalam pertandingan final ini. Meski sempat tertinggal 0-4 dari SMPN 1 Wates, tim futsal MTsN 1 Kulon Progo harus mengakui keunggulan SMPN 1 Wates dengan dada terbusung karena hampir menyamakan kedudukan 4-5.

“Ajang ini membuktikan bahwa tim futsal MTsN 1 Kulon Progo dapat sejajar dengan tim futsal SMP. Semoga ke depan dengan bimbingan, doa, dan semangat kita, prestasi MTsN 1 Kulon Progo semakin banyak dan luar biasa,” ucap Legiman, saat memberikan ucapan selamat kepada tim futsal dan para pembina.

Dalam kompetisi ini, salah satu pemain futsal MTsN 1 Kulon Progo juga meraih predikat Top Score, atas nama Heru Saputra. Heru mendapat predikat pencetak gol terbanyak selama gelaran kompetisi ini yaitu sebanyak 6 gol. “Angin segar bagi prestasi di MTsN 1 Kulon Progo. Terima kasih atas dukungan, doa, dan semangat dari semua warga MTsN 1 Kulon Progo,” ungkap Pelatih yang juga Waka Kesiswaan, Marsidi. (smd/abi)

Serka Sukardi Memberikan Amanat pada Upacara Bendera di MTsN 1 Kulon Progo

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Ada yang berbeda pada upacara bendera di MTsN 1 Kulon Progo, Senin (27/01/2020). Bertempat di lapangan madrasah, upacara hari ini dihadiri oleh anggota TNI dari Koramil 01 Wates, Serka Sukardi dan Serma Sularno. Serka Sukardi sekaligus bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga madrasah, baik siswa, guru, maupun pegawai.

Dalam amanatnya, Sukardi mengingatkan peserta untuk senantiasa memaknai upacara bukan sekadar seremonial belaka. “Kita harus mengingat pengorbanan para pejuang saat mempertahankan merah putih. Harus dihadirkan dalam diri kita tentang penghargaan kepada para pahlawan bangsa sehingga upacara dapat berlangsung dengan khidmat,” katanya. “Kalian harus menaati peraturan-peraturan, baik yang dibuat oleh madrasah maupun oleh pemerintah. Tidak usah ikut kegiatan-kegiatan seperti klithih, pergaulan bebas, dan sebagainya. Kalian terutama kelas IX,  belajarlah lebih giat lagi karena sebentar lagi akan menghadapi ujian,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Sukardi menambahkan, “Sebagai generasi penerus bangsa, kalian wajib menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu, kalian diharapkan dapat menggunakan kemajuan teknologi dengan bijak. Ambil nilai-nilai positifnya dan hindari semua yang mengarah pada kegiatan yang negatif.” (ela)

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBNBK), MTs Negeri 1 Kulon Progo mengadakan kegiatan khusus untuk siswa kelas IX, yaitu Achievement Motivation Training (AMT). Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas IX beserta orang tuanya, guru, dan karyawan MTsN 1 Kulon Progo.

Bertempat di ruang kelas VIII yang diubah menjadi aula, dalam AMT kali ini MTsN 1 Kulon Progo bekerja sama dengan Pancaran Qolbu Yogyakarta dengan Ustaz H. Purwanto, S. Ag atau yang lebih dikenal Mas Ipung sebagai motivator. “Tujuan kegiatan ini sebagai sarana penggugah kesadaran siswa kelas IX agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk meraih kesuksesan dalam UNBK dan UAMBNBK yang sebentar lagi akan dilaksanakan, “ ungkap Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I, Jumat siang (24/01/2020).

Pada kegiatan ini, setiap siswa duduk berdampingan dengan orang tuanya dan bersama-sama menyimak motivasi yang diberikan Mas Ipung. Mas Ipung menekankan bahwa ada 3 pilar dalam pendidikan, yaitu orang tua, guru, dan siswa itu sendiri. Ketiganya harus ada komunikasi satu arah dan keterbukaan. Ia juga menyampaikan bahwa hidup ini ada 3 kunci, yaitu iman, ilmu, dan amal. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah 4 aksi sukses, yaitu menjaga salat, membaca Al-Qur’an, belajar 3 waktu, dan perbaiki akhlak. Kata-kata sang motivator diiringi alunan musik syahdu membuat suasana di aula menjadi hening dan haru. Isak tangis memenuhi ruangan ketika anak memohon maaf dan memeluk orang tua mereka.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Hudayawan Arif berharap AMT bermanfaat bagi siswa dalam rangka menghadapi UNBK dan UAMBNBK. “Harapan kami, setelah dimotivasi melalui AMT ini, siswa-siswa akan lebih tenang dan semangat dalam belajar sehingga menghasilkan nilai yang sesuai target, “ujar Arif. (sep)

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Bertempat di ruang kelas VIIIE, Drs. Legiman, M.S.I. kepala madrasah yang baru saja menjabat di MTsN 1 Kulon Progo menyampaikan setidaknya empat poin dalam rapat kerja perdana bersama guru dan pegawai, Rabu siang (15/01/2020). Keempat poin tersebut sangat penting dibahas demi kemajuan madrasah di masa mendatang. Legiman mengimbau agar guru dan pegawai menjadi ujung tombak untuk mencapai tujuan tersebut. Hal pertama yang disinggung terkait visi misi madrasah. “Visi misi madrasah perlu ditinjau setiap tahun dan dinotulenkan. Visi misi harus disosialisasikan kepada seluruh stakeholder madrasah. Melalui visi misi ini, peningkatan terutama pencapaian prestasi dapat terwujud setiap tahunnya,” ujarnya.

Kedua, tentang anggaran madrasah yang mengalami kenaikan cukup signifikan mengikuti jumlah tenaga kependidikan yang naik signifikan pula. Sebagai kamad baru di MTsN 1 Kulon Progo, ia bersama pemangku jabatan akan meninjau ulang rencana anggaran agar sesuai dengan kegiatan yang hendak dilakukan setahun ke depan.

Ketiga, kamad menegaskan agar guru dan pegawai melengkapi administrasi dengan tertib demi kelancaran saat ada audit dari pusat yang sewaktu-waktu datang kapan saja.

Keempat, Legiman mengajak peserta rapat membahas program kerja dan  kegiatan yang akan dilakukan terutama pada semester genap ini. Ada beberapa usulan dan kegiatan yang dibahas bersama, antara lain program literasi, ekstrakurikuler, pembiasaan salat dhuha, motivasi dan kegiatan menjelang ujian, serta beberapa permasalahan krusial lainnya.

“Keberhasilan madrasah tergantung semua stakeholdernya. Apabila bekerja sama dengan baik, madrasah akan menjadi baik dan berhasil mencapai tujuan. Harapan ke depannya, seluruh program yang telah kita sepakati dapat terlaksana dan visi misi madrasah dapat tercapai,” tandas Legiman di akhir acara. (sep)