Perpustakaan Lentera Ilmu MTs Negeri 1 Kulon Progo meraih nilai A dalam akreditasi dari Perpustakaan Nasional RI pada tahun 2020 setelah melalui berbagai tahapan selama tiga bulan terakhir. Hasil akreditasi ini diumumkan secara resmi pada Senin (7/12/2020).  

Dengan diraihnya nilai akreditasi ini, Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I. memberikan ucapan selamat dan harapan. “Akreditasi perpustakaan adalah salah satu aktivitas penilaian dan kesadaran diri dari sebuah organisasi perpustakaan yang selalu menginginkan agar seluruh komponen sistem bekerja dengan baik, memenuhi standar dan berujung pada pelayanan prima untuk semua warga madrasah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan pencapaian ini. Semoga dengan diraihnya hasil akreditasi yang sangat baik ini menjadikan Perpustakaan Lentera Ilmu memberikan citra dan kinerja terbaik dan selalu memberi manfaat bagi warga madrasah khususnya dan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penilaian akreditasi ini melalui berbagai tahapan, diawali mengisi borang dari Perpusnas RI sambil melengkapi dokumen-dokumen yang kemudian dikirim ke Perpusnas untuk diteliti. Tahap selanjutnya adalah visitasi yang pada masa pandemi ini dilakukan secara daring. Tahap terakhir adalah menunggu hasil.

Kepala Perpustakaan Lentera Ilmu, Suradi, S. Pd menjelaskan bahwa pada proses visitasi pada tanggal 13 Oktober 2020 yang lalu, ada enam komponen yang dinilai, yakni penyelenggaraan dan pengelolaan, pelayanan perpustakaan, sarana prasarana, tenaga perpustakaan, koleksi, dan komponen penguat kinerja. Semua komponen ini sudah terpenuhi sehingga layak mendapat apresiasi berupa nilai A. “Akreditasi adalah pengakuan dan untuk terus bisa diakui, Perpustakaan Lentera Ilmu MTs Negeri 1 Kulon Progo harus mampu terus mempertahankan kinerja baiknya. Untuk itu, berbagai hal perlu ditingkatkan, kerja sama dengan berbagai pihak juga perlu dijalin lebih erat, “pungkasnya. (SAP)

Kulon Progo – (MTs Negeri 1 Kulon Progo) Setelah sempat tertunda hampir satu setengah bulan, akhirnya akreditasi perpustakaan Lentera Ilmu MTs Negeri 1 Kulon Progo berlangsung hari ini Selasa, 13 Oktober 2020. Akreditasi kali ini dilangsungkan secara daring via aplikasi Zoom Meeting dengan asesor dari LAPNAS (Lembaga Akreditasi Perpustakaan Nasional).

Selama ini persiapan akreditasi didampingi oleh Perpustakaan Daerah Kulon Progo. “Dari Perpusda melakukan pendampingan yang luar biasa dalam menghadapi akreditasi perpustakaan ini,” demikian disampaikan Kepala MTs Negeri 1 Kulon Progo di sela-sela persiapan.

Dalam pelaksanaan akreditasi hari ini, dilaksanakan di dua tempat berbeda, yaitu di Perpusda dan di Perpustakaan Lentera Ilmu MTs Negeri 1 Kulon Progo. Bertindak sebagai Lentera Ilmu I Kepala Perpustakaan, Suradi, S.Pd. didampingi Tri Harjaka, S.Pd. melakukan Zoom Meeting di Perpusda dan didampingi pustakawan Perpusda. Sementara Tim Akreditasi Lentera Ilmu II berada di ruang Perpustakaan Lentera Ilmu MTs Negeri 1 Kulon Progo.

Meski sempat terkendala pemadaman listrik, akhirnya kegiatan akreditasi daring ini berjalan lancar. Jadwal akreditasi untuk Lentera Ilmu pada sesi ketiga setelah dua perpustakaan yang lain. Bertindak sebagai asesor dari LAPAN adalah Andri Wijayanto. Sesi tiga ini berjalan sekitar 90 menit. Dimulai pukul 13.20 sampai dengan 15.00 WIB. Acara dimulai dengan paparan profil, sejarah, dan visi misi Perpustakaan Lentera Ilmu oleh Kepala Perpustakaan. Semua pertanyaan dari asesor dijawab dengan lancar dan disertai dengan bukti yang jelas.

Kesuksesan acara akreditasi ini juga berkat presentasi tour live yang digawangi oleh Laela Widyawati, S.Pd. Selain, memperkenalkan Perpustakaan Lentera Ilmu kepada asesor, tour live juga sekaligus menjawab pertanyaan dari asesor. Di akhir sesi, Andri Wijayanto menyampaikan, “Semua borang yang kurang lengkap agar segera dilengkapi agar nilai menjadi maksimal.”

Setelah kegiatan selesai, Drs. Legiman, M.S.I., menyampaikan ucapan selamat kepada semua tim Lentera Ilmu. “Terima kasih kepada seluruh keluarga besar MTs N I kulonprogo yang telah berjuang, berkorban, mewujudkan Perpustakaan Lentera Ilmu yang tidak kenal lelah pada proses sampai pelaksanaan akreditasi hari ini. Semoga hasil akreditasi ini membawa hasil maksimal.”  (smd)

Kulon Progo (MTsN1KP) – Setelah tertunda beberapa kali, akhirnya Pengawas Madrasah Barokatussolihah, S.Ag., M.S.I. dapat melaksanakan supervisi administrasi di MTs negeri 1 Kulon Progo, Senin, 21 September 2020. “Supervisi ini dilaksanakan untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi ini berjalan lancar,” demikian disampaikan pengawas yang multi talenta ini.

 

Supervisi dalam pandemi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Pelaksanaan tidak boleh lebih dari 3 jam, menjaga jarak, dan tetap memakai masker,” pesan Kepala MTs Negeri 1 Kulon Progo, Drs. H. Legiman, M.S.I. mengingat guru-guru di MTs Negeri 1 Kulon Progo sangat banyak, maka kegiatan supervisi harus tetap menerapkan protokol ini sehingga dapat mengurangi kerumunan. Selain itu data yang disupervisi sangatlah sederhana mengingat pembelajaran di masa pandemi sangat terbatas. Hanya 5 komponen dan semua guru telah menyiapkan komponen yang diminta sehingga tatap muka dengan pengawas sangat singkat dan memang hanya seperlunya saja.

 

“alhamdulillah, supervisi berjalan lancar dan hasil dari supervisi ini cukup memuaskan karena semua guru kooperatif menyiapkan segala sesuatunya dan memang telah dilaksanakan sebelumnya dalam pembelajaran jarak jauh ini. Semoga ke depan, semakin meningkatkan kualitas pembelajaran di MTs Negeri 1 Kulon Progo,” tutup Barokatussolihah.

 

Dalam kesempatan ini, dua guru MTs Negeri 1 Kulon Progo, yaitu Guru PAI, Amrih Latifah, S.Ag. dan Septy Andari Putri, S.Pd., M.Pd., guru Bahasa Indonesia menyerahkan buku hasil karya mereka berupa buku pendamping mata pelajaran Fikih dan buku kumpulan puisi dan pantun karya siswa. Pengawas yang juga penulis ini menyampaikan pesan bahwa karya ini dapat menjadi pemicu yang lain untuk menulis dan mengisnpirasi untuk terus berkarya. Di akhir kunjungan, pengawas madrasah juga mengunjungi perpustakaan Lentera Ilmu yang sedang dalam masa menanti jadwal akreditasi perpustakaan. (smd)

 

 

 

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Menjelang visitasi akreditasi perpustakaan tahun 2020, MTsN 1 Kulon Progo menggelar rapat koordinasi dan persiapan, Selasa (15/09/2020) siang. Rapat koordinasi dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Koordinasi ini sekaligus untuk mengecek kelengkapan dokumen yang dibutuhkan saat tim asesor melakukan visitasi.  

Perpustakaan MTsN 1 Kulon Progo yang bernama Lentera Ilmu, menurut rencana semula  akan divisitasi pada 17 September 2020. Akan tetapi, beberapa hal mengharuskan visitasi diundur menjadi 6 Oktober 2020. Ini artinya masih ada waktu untuk mempersiapkan lebih maksimal.

“Visitasi akreditasi oleh asesor kali ini akan dilaksanakan secara daring dan bergantian dengan sekolah/madrasah lain di Kulon Progo. Dengan ditundanya waktu visitasi, harapannya kita dapat fokus untuk memaksimalkan hasil yang menjadi target kita. Kalau bisa lebih dari bukti yang telah kita kirim alangkah baiknya. Untuk itu perlu dukungan dari bapak ibu semua agar harapan ini dapat tercapai,“ terang kepala perpustakaan, Suradi, S. Pd.

Kepala madrasah, Drs. Legiman, M.S.I menambahkan dibutuhkan kerja sama tim yang baik dan terukur sehingga dapat saling mengingatkansatu sama lain atas kekurangan kelengkapan data pendukung yang dibutuhkan saat visitasi.

“Secara keseluruhan dokumen dan bukti yang dibutuhkan sudah hampir final. Namun, apabila memungkinkan masih dapat ditambahkan beberapa item agar hasil yang dicapai lebih dari yang kita tergetkan, “pungkasnya. (sep)

Tetap sehat dan semangat

#lawancovid-19

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Di sela-sela rapat koordinasi (rakor) madrasah, Selasa (15/09/2020), dua buku antologi karya peserta didik kelas IX  MTs Negeri 1 Kulon Progo Tahun Pelajaran 2019/2020 resmi diluncurkan. Pada kesempatan ini, editor buku, Septy Andari Putri, M. Pd. menyerahkan buku yang diterbitkan Perpustakaan Lentera Ilmu MTsN 1 Kulon Progo kepada kepala madrasah, Drs. Legiman, M.S.I.

Penerbitan buku ini membuktikan kegigihan MTs Negeri 1 Kulon Progo dalam mengampanyekan literasi madrasah. Tidak hanya sekadar gerakan, tetapi menghasilkan bukti nyata dalam berliterasi. 

“Buku yang terbit ini merupakan salah satu hikmah dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi covid-19. Banyak kegalauan, keresahan, ketakutan sekaligus doa dan harapan yang tertuang di dalam buku antologi bertema covid-19 ini. Penulis buku merupakan generasi lulusan corona karena mereka lulus ketika pandemi berlangsung. Namun, tak hanya sekadar lulus, mereka  meninggalkan warisan berharga bagi adik-adik kelas berupa tulisan berbentuk pantun dan puisi dalam dua antologi ini,” tutur Septy menjelaskan.

 

 

Kepala madrasah memberi penghargaan dan apresiasi bagi penulis dan editor buku ini. “ Melalui penerbitan buku ini, harapannya dapat menginspirasi dan memotivasi peserta didik lainnya, utamanya adalah adik-adik kelas yang mereka tinggalkan untuk terus berkarya dan menghasilkan tulisan. Kita terapkan moto membaca hobiku, menulis keterampilanku, “ pungkas Legiman. (sep)

Tetap sehat dan semangat

#lawancovid-19

Kulon Progo (MTsN1KP) – Sudah sejak Senin, 10 Agustus 2020 Tim Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI melakukan Audit kinerja Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Tahun Anggaran 2019 di MTs Negeri 1 Kulon Progo. Sesuai jadwal, audit akan dilaksanakan sampai tanggal 22 Agustus 2020. “Selama masa tugas ini, kami akan melakukan audit. Namun, sifat dari audit kali ini adalah pendampingan. Segala sesuatu yang kurang dipahami oleh satuan kerja dapat ditanyakan dan dikonsultasikan dengan tim yang berada di lapangan,” papar Ninik Purwati, selaku Pengendai Teknis Audit.

“Audit ini adalah audit lanjutan dari audit pendahuluan yang telah dilakukan pada bulan Juni 2020 lalu. Kami harapkan apa pun hasilnya akan kami jadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan di MTs Negeri 1 Kulon Progo,” demikian disampaikan Kepala MTs Negeri 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I.

Senin (10/7/2020) semua tim dari Irjen Kemenag RI sebanyak 5 orang dengan diketuai oleh Miftahul Huda, menyampaikan pengarahan kepada Kepala Madrasah, Kepala TU, Bendahara, dan Wakil Kepala Madrasah MTs Negeri 1 Kulon Progo. Dalam kesempatan pengarahan ini juga hadir dari MTs Negeri 5 Kulon Progo yang juga diaudit pada waktu yang sama. “Dalam kegiatan kali ini kami menggunakan aplikasi audit dengan versi 2.0 sebagai penyempurnaan aplikasi sebelumnya. Semua yang ada di dalam aplikasi akan terintegrasi dan terhubung menjadi penilaian yang sifatnya menyeluruh,” jelas Miftahul Huda, Ketua Tim Audit.

Di akhir pengarahan, tim audit menyampaikan pesan bahwa dalam audit ini pasti akan ada temuan. “ Hal ini karena sifat dari audit adalah pengukuran sehingga semua akan dinilai sesuai data yang ada. Namun semua untuk kebaikan dan kemajuan bersama,” lanjut Ninik. (smd)

 

Kulon Progo (MTsN1KP) — MTs Negeri 1 Kulon Progo laksanakan workshop media pembelajaran untuk tenaga pendidik pada Senin, 10 Agustus 2020. Workshop dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dan kepala madrasah juga pengawas MTs N 1 Kulon Progo. Workshop dilaksanakan dalam rangka memfasilitasi guru dalam berkreasi membuat media pembelajaran terutama berbasis video.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Barokatussholihah, S. Ag, M. S. I selaku pengawas madrasah. “Semoga kegiatan ini membuahkan ahsil maksimal yang akan mengembangkan potensi para tenaga pendidik sehingga pemeblajaran di era pendemi ini lebih bermakna dan menyenangkan,” harap Barokatussholihah. Dilanjutkan oleh Drs. Legiman, M. S. I selalu Kepala Madrasah. “Kesempatan ini harap jangan disia-siakan oleh seluruh bapak ibu guru, mari kita manfaatkan”, pungkas Legiman mengakhiri paparannya.

Pelaksanaan workshop dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi dengan pembuatan video pembelajaran menggunakan aplikasi kinemaster. Seluruh bapak ibu guru secara bertahap mendownload dan mengoperasikan kinemaster dipandu oleh Muhammad Akfi, Tim IT dari MTs N 6 Sleman. Pada sesi kedua, peserta workshop mencoba aplikasi kedua menggunakan aplikasi Ice Cream Screen Recorder yang dipandu juga oleh Tim IT dari MTs N 6 Sleman yaitu Drs. Soklis Etnadi.

Setelah mengikuti dua sesi workshop, peserta diminta untuk mengupload video hasil karya workshop ke saluran Youtube masing-masing. “Bapak-ibu guru, selepas keluar dari sini, bapak ibu guru harus bisa melahirkan satu karya video pembelajaran, walaupun pendek”, pungkas Drs. Soklis Etnadi mengakhiri paparannya. (apr/smd)

 

 

Kulon Progo (MTsN1KP) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kanemenag) Kabupaten Kulon Progo, Dra. Sulasmi, M.A., didampingi staf memantau pelaksanaan PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021. Kebetulan pada saat yang sama sedang dilaksanakan tes penempatan kelas di MTs Negeri 1 Kulon Progo, Kamis, 9 Juli 2020. “Tes ini dilaksanakan dalam rangka penempatan kelas akademik pada tahun pelajaran 2020/2021 untuk kelas VII,” demikian disampaikan Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman,M.S.I., kepada Kasi Dikmad. Tahun ini memang MTsN 1 Kulon Progo rencananya akan menjadi madrasah unggul sehingga perlu menyiapkan kurikulum dan kelas yang akan diunggulkan termasuk kelas akademik ini, lanjut Legiman.

Kasi Dikmad berharap, “Semoga dengan adanya tes ini, semakin menunjukkan eksistensi MTsN 1 Kulon Progo dalam kompetisi di Kulon Progo. Terbukti dengan animo masyarakat dalam pendaftaran PPDB tahun ini.” Kasi Dikmad juga menyampaikan arahan tentang persiapan akreditasi perpustakaan, dan program madrasah unggul tahun ini. Terlebih program tahfiz tetap harus menjadi ruh madrasah dan tetap memegang visi misi madrasah yang ada. Dalam kesempatan terakhir disampaikan Sulasmi, bahwa koordinasi ke dalam harus mantap untuk menjaga kekompakan. Selain itu, prinsip transparansi dan kerja sama dengan semua pihak harus tetap dijaga.

Dalam tes penempatan ini semua siswa baru diwajibkan mengikuti tes. Soal berupa soal standar ujian akhir SD, yang terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, dan Matematika dengan komposisi soal 20, 15, dan 15. Soal juga dilengkapi dengan soal psikotes sejumlah 25 soal. “Dari hasil ini nanti akan diambil 32 siswa terbesar sehingga mereka akan masuk kelas unggulan,” papar Marsidi, S.Pd., selaku ketua panitia PPDB tahun ini. Lebih lanjut ditambahkan, setelah tes selesai, diadakan tes baca Al Quran. Tes ini hanya sebagai pemetaan kelas dan penanganan siswa lebih lanjut bagi yang belum lanvar membaca Al-Qur’an

Pelaksanaan tes penempatan ini juga tetap memperhatikan SOP Protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Salah satunya adalah dengan melaksanakan tes ini dalam dua gelombang sehingga tidak terjadi penumpukan massa yang terlalu banyak. Dalam satu ruang hanya diisi oleh maksimal 16 siswa dan 2 guru pengawas/penguji. Pada gelombang I peserta ujian sebanyak 88 siswa dan gelombang II 72 siswa. “Tercatat peserta gelombang I masuk semua dan 3 siswa gelombang II tidak dapat mengikuti tes dengan izin. Siswa yang tidak mengikuti ini secara otomatis masuk ke kelas reguler,” jelas Marsidi. “Semoga ke depan MTs semakin bagus, sehingga dapat bersaing dengan SMP lain di wilayah Wates,” harap salah satu orang tua siswa yang menunggui anaknya mengikuti tes ini. (smd)

 

 

 

Kulon Progo (MTsN1KP) – Sebanyak empat CPNS MTsN 1 Kulon Progo yakni Lukman Muttaqin, S.S., Estri Ritah Indriwati, S. Pd. I., Fitri Astuti, S. Pd., dan Aprilia Ningsih, S.Pd. mengikuti prosesi sumpah/janji PNS pada Rabu (17/6/2020) pagi di aula MTs N 1 Kulon Progo. Pengambilan sumpah  di MTs N 1 Kulon Progo dilakukan melalui aplikasi zoom meeting dan disaksikan oleh dua orang saksi, Kepala Madrasah Drs. Legiman, M.S.I dan Kepala Tata Usaha Sugeng Riyanto, S. Sos

Pada tahun 2020 ini, Kanwil Kementerian Agama DIY mengambil sumpah 302 CPNS angkatan 2018 yang terdiri dari 2 orang dari Kanwil Kemenag DIY, 73 orang dari Kemenag Kabupaten Bantul, 58 orang dari Kemenag Kabupaten Gunungkidul, 30 orang dari Kemenag Kota Yogyakarta , 41 orang dari Kemenag Kabupaten Kulon Progo, dan 98 orang dari Kemenag Kabupaten Sleman. Pembacaan sumpah dipandu oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY Drs. H. Edhi Gunawan, M. Pd. I dan diikuti oleh seluruh peserta baik secara langsung maupun melalui aplikasi virtual zoom di satuan kerja masing-masing. Selanjutnya, dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan selamat kepada para PNS terlantik dan berpesan agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan tidak lupa untuk selalu menerapkan lima budaya kerja Kementerian Agama Republik Indonesia. 

Pengambilan sumpah jabatan tahun ini memang terasa berbeda dan akan sangat berkesan bagi para PNS terlantik. Bagaimana tidak? Acara ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19 yang kian hari semakin luas penyebarannya. But show must go on, dengan persiapan yang benar-benar matang dan koordinasi yang dilakukan kepada masing-masing satker acara berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satunya dengan melakukan geladi bersih dan penataan ruangan sehari sebelum hari pelantikan. Acara tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak/ social distancing dan menggunakan masker. Terakhir, selamat menjalankan tugas dan memajukan bangsa yang lebih baik untuk para abdi negara. Tetap sehat dan semangat. #LawanCovid-19. (fit/smd)

 

Kulon Progo (MTsN 1 KP) – Penilaian Akhir Tahun (PAT) akan segera dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 (Madtsanesa) Kulon Progo yaitu dimulai Senin (8/6) dan akan berakhir Selasa (16/6). Tahun ini merupakan pelaksanaan PAT yang pertama kali dengan sistem daring atau dalam jaringan (online). Hal ini karena siswa masih dalam program belajar jarak jauh untuk mencegah penyebaran Covid-19 sesuai dengan keputusan pemerintah pusat dan daerah. Madrasah memutuskan untuk menggunakan fasilitas CBT (computer based test) yang berbasis e-learning madrasah.

“Dalam rangka menyukseskan PAT berbasis e-learning ini, kami memberikan bantuan kuota bagi siswa kurang mampu agar mereka dapat melaksanakan PAT tanpa dibebani pembelian kuota,” jelas Drs. Legiman, M.S.I., selaku Kepala MTsN 1 Kulon Progo. Bantuan/subsidi kuota ini diberikan bagi siswa kurang mampu berdasarkan data dari Guru BK. Terdapat 75 siswa kelas VII dan VIII yang akan mendapatkan subsidi kuota ini. “Mereka terdiri atas 37 siswa kelas VII dan 38 siswa kelas VIII,” papar Binti Muawanah selaku Guru BK.

Pemberian subsidi kuota ini diambilakn dari dana BOS. “Namun memang belum bisa mengakomodasi semua siswa karena keterbatasan dana BOS yang ada. Paling tidak subsidi ini akan membantu siswa kurang mampu dalam melaksanakan PAT ini,” tandas Kepala Madtsanesa. (smd)