Kulon Progo – (MTs Negeri 1 Kulon Progo) Jumat, 2 April 2021 segenap Guru dan Tenaga Kependidikan MTs Negeri 1 Kulon Progo melaksanakan Khotmil Quran yang sudah sampai pada putaran ke-13. Dalam kegiatan tersebut juga diagendakan doa bersama dalam rangka s    ukses Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) yang akan dilaksanakan Senin—Kamis, 5—8 April 2021 oleh seluruh siswa kelas IX.

Kegiatan menjadi berbeda karena di dalam acara ini diundang semua siswa kelas IX MTsN1KP bersama orang tua/wali mereka. “Harapannya ada sinergi yang sama untuk mendoakan para siswa yang akan melaksanakan ASPD. Mohon kepada orang tua/wali siswa mendoakan para putra putri agar nanti di dalam pelaksanaan ASPD dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala,” demikian disampaikan oleh Kepala MTsN1KP, Drs. H. Legiman, M.S.I. dalam sambutannya.

Pelaksanaan kegiatan melalui virtual, yaitu dengan fasilitas Zoom Meeting. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi para siswa dan orang tua/wali siswa kelas IX. Hal ini dibuktikan dengan peserta yang lumayan banyak. Sementara bagi siswa dan orang tua/wali yang tidak dapat masuk ke dalam ruang Zoom, dapat mengakses melalui siaran langsung di YouTube.

Antusiasme ini mungkin karena acara malam ini begitu lengkap, selain Khotmil Quran dan Doa Bersama, juga dilaksanakan Pengajian Menjelang Ramadhan 1442H. Pengajian diisi oleh Ustaz Abdul Rahman, S,Ag., M.A. yang merupakan penghulu KUA Kapanewon Panjatan yang juga merupakan anggota Komite MTsN1KP.

Pengajian dilaksanakan di awal acara. Dalam tausiyahnya, Penghulu yang ramah ini menyampaikan tentang keutamaan bulan Ramadan. “Salah satu keutamaan bulan Ramadan adalah disebut sebagai bulan taubat. Di bulan ini mari perbanyak tobat dan doa agar pandemi COVID-19 ini segera berakhir dan anak-anak bisa bersekolah seperti biasa.”

Selanjutnya dalam suasana santai, tetapi mengena, disampaikan juga tentang jenis iman bagi seorang muslim. Bahwa iman itu terbagi tiga, iman Qouliyah (iman terhadap ayat-ayat Allah), iman Qouniyah (iman terhadap hukum Allah, dan iman Insainyah (iman terhadap persoalan kemanusiaan). Tausiyah ini disampaikan dengan Bahasa yang sederhana dan mudah dipahami baik oleh para siswa, orang tua/wali, maupun GTK MTsN1KP.

Setelah tausiyah selesai, dilanjutkan dengan doa khotmil Quran dan doa bersama untuk kelancaran kegiatan ASPD. Doa ini dipimpin oleh Bapak Moh Mushodiq, S.Pd.I. yang merupakan Guru Bahasa Arab di MTsN1KP. (smd)

 

 

 

 

Vaksinasi Covid-19 tokoh agama menjadi prioritas Pemerintah, termasuk para kiai pengasuh pondok pesantren. Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) di seluruh provinsi selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar tokoh agama bisa segera mendapat vaksinasi.

“Vaksinasi tokoh agama, termasuk para kiai dan pengasuh pondok pesantren adalah prioritas pemerintah. Kemenag di seluruh provinsi terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat agar tokoh agama bisa segera mendapat vaksinasi,” tegas Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nizar Ali, di sela menghadiri Milad ke-71 MAN 1 Yogyakarta, Sabtu (27/3/2021).

Nizar Ali mengatakan, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag DI Yogyakarta, misalnya, juga telah mengajukan daftar nama pengasuh pesantren untuk masuk dalam daftar prioritas vaksinasi Covid-19.

“Termasuk di DI Yogyakarta, Kanwil sudah menyetorkan 120 nama pengasuh pesantren untuk segera dijadwalkan vaksinasi. Kita akan terus kawal dan fasilitasi, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” kata Nizar, yang juga Ketua PWNU DI Yogyakarta.

Menurut dia, vaksinasi tokoh agama di DI Yogyakarta akan segera dilaksanakan. Teknis penjadwalan sedang diproses oleh Dinas Kesehatan setempat.

“Kanwil Kemenag DIY dan Dinas Kesehatan DIY sudah menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan vaksinasi bagi tokoh agama pada 25 Maret lalu. Insya Allah, dalam waktu dekat ini vaksinasi tokoh agama di DIY bisa segera dilaksanakan,” lanjutnya.

Nizar menambahkan, vaksinasi tokoh agama penting mengingat posisi mereka sebagai pembina kehidupan keagamaan masyarakat. Apalagi para pengasuh pesantren yang aktivitas kemasyarakatannya tidak terbatas di lingkup lembaga pendidikan semata.

“Tokoh agama adalah figur penting di masyarakat Indonesia yang religius. Kehadiran mereka selalu dibutuhkan umat sehingga perlu segera divaksinasi. Vaksinasi untuk tokoh agama juga akan mendorong kesadaran umat untuk ikut vaksinasi,” tandasnya.

Humas

Kulon Progo – (MTs Negeri 1 Kulon Progo) Dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT atas pandemi ini, seluruh warga MTs Negeri 1 Kulon Progo menggagas kegiatan Khotmil Quran. Kegiatan ini dimulai  bulan Januari 2021 lalu. “Khotmil Quran ini dilaksanakan secara virtual yaitu melalui aplikasi Zoom Meeting,” demikian dijelaskan Kepala MTsN1KP. “Harapannya, dengan adanya upaya mendekatkan diri kepada Allah ini, pandemi  ini segera berakhir, khususnya ujian yang menimpa warga MTsN1KP segera diangkat dan kembali sehat,” lanjut Drs. H. Legiman, M.S.I.  

Khotmil Quran putaran 1 sampai dengan 3 dilaksanakan pada Senin, 18 Januari 2021, Kamis, 21 Januari 2021, dan Senin, 25 Januari 2021, durasi waktu dimulai pukul 20.00—selesai. “Putaran 1—3 ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, tetapi karena beberapa warga yang tidak bisa mengikuti karena terkendala sinyal yang sulit, akhirnya putaran berikutnya sesuai kesepakatan dilaksanakan secara virtula melalui WA Grup,” papar Waka Humas MTsN1KP, Siti Mulbisah Dallailati. Kegiatan ini mengakomodasi semua kepentingan, agar kebersamaan dan kekompakan semua warga tetap terjaga.

Seperti pada umumnya, kegiatan ini dimulai dengan pembacaan 30 juz dalam Al Quran yang dibaca dengan cara dibagi kepada seluruh warga MTsN1KP. Pembacaan harus sudah selesai setelah Asar sebelum pelaksanaan Khotmil Quran putaran tersebut. Hal ini disepakati dan dilaksanakan dengan sangat baik oelh semua warga madrasah.

Putaran 4 sampai dengan 6 telah dilaksanakan secara berurutan pada Kamis, 28 Januari 2021, Kamis, 4 Februari 2021, dan Kamis, 11 Februari 2021 yang lalu. “Kegiatan dimulai pukul 19.45 WIB dan doa bersama dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Semua warga menyimak WAG dan mengikuti serangkaian acara dengan dipandu oleh seorang pemandu acara,” jelas Guru Bahasa Indonesia ini. Pemimpin doa akan mengirimkan doa di WAG dengan perantara pesan suara sehingga bisa didenganrkan dan di-aamiin-kan oleh seluruh peserta Khotmil Quran.

Selama kegiatan Khotmil Quran ini, pemimpin doa diambil dari warga madrasah yang kompeten. Mereka secara bergiliran memimpin doa pada acara ini. Beberapa guru yang ditunjuk antara lain, Drs. H. Suradi, Drs. H. Hudayawan Arif, Lukman Muttaqin, S.S., dan Moh. Mushodiq, S.Ag. “Semoga kegiatan ini semakin mendekatkan kita pada Allah SWT, juga teriring doa agar seluruh warga dan keluarga besar MTsN1KP tetap dalam keadaan sehat dan dalam lindungan Allah SWT,” harap Drs. H. Legiman, M.S.I. Lebih lanut dipaparkan bahwa pekan ini akan memasuki putaran ketujuh dan akan dilaksanakan insya Allah, Kamis, 18 Februari 2021. “Semoga kegiatan ini terus dapat dilaksanakan secara istiqomah di MTsN1KP dalam upaya secara ruhaniah mendekatkan diri pada Allah SWT,” harap Drs. Suradi, yang merupakan salah satu pemimpin doa Khotmil Quran. (smd)

 

Kulon Progo – (MTs Negeri 1 Kulon Progo) Pelaksanaan Tes Persiapan Pemantapan (TPP) Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat Kabupaten Kulon Progo yang dilaksanakan secara serentak mulai Senin—Kamis, 15—18 Februari 2021 diikuti oleh seluruh siswa kelas IX jenjang SMP/MTs. Asesmen ini dilaksanakan secara dalam jaringan (daring). “Siswa akan diberi alamat untuk mengakses asesmen ini. Kemudian siswa juga dibekali data yang berisi nomor peserta. Dalam pengisian saat mengerjakan asesmen juga dituntut ketelitian, karena jika tidak, jawaban tidak akan tersimpan, dan otomatis nilai tidak akan keluar,” jelas Waka Kurikulum MTsN1KP, Drs. Hudayawan Arif.

Kendala yang dihadapi dalam asesmen secara daring ini adalah kendala sinyal dari rumah para siswa. Mengantisipasi hal ini, madrasah menyelenggarakan tempat dan jaringan untuk siswa yang benar-benar bermasalah. “Sejauh ini hanya 2 siswa yang datang ke madrasah untuk mengikuti TPP ASPD dari madrasah,” lanjut Waka Kurikulum ini. Kondisi para siswa yang telah lama belajar dari rumah mempengaruhi kedisiplinan siswa. Hal ini membutuhkan kerja keras dari para wali kelas IX untuk selalu mengingatkan dan memfasilitasi keadaan para siswa. “Sampai rekap terakhir, siswa MTsN1KP yang bisa mengikuti TPP ASPD hari pertama baru 99,36% dari 157 siswa. Artinya satu siswa tidak dapat mengikuti TPP ASPD hari pertama,” jelas Harmin Prihatmoko, S.ET., selaku pemantau kegiatan TPP ini.

Lebih lanjut, Kepala MTsN1KP, Dr s. H.Legiman, M.S.I., mengimbau, “MOhon para wali untuk mencari tahu keberadaan dan keadaan siswa tersebut agar pada hari-hari selanjutnya kegiatan TPP ASPD ini dapat diikuti oleh semua siswa kelas IX.” (smd)

Kulon Progo (MTsN1KP) – “Alhamdulillah, semoga barakah. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder MTsN1KP yang tanpa kerja keras, kerja kompak, kerja ikhlas, dan kerja tuntas, semua ini tidak akan pernah tercapai,” demikian disampaikan Kepala MTsN1KP, Drs. Legiman, M.S.I. sesaat setelah mendapatkan kabar gembira dari Kepala Tata Usaha MTsN1KP, Sugeng Riyanto, S.Sos. Dalam harapannya, semoga prestasi ini terus membawa keberkahan dan kemajuan bagi MTsN1KP, juga memacu prestasi stakeholder yang ada.

Dalam kabar tersebut disampaikan bahwa MTsN1KP mendapatkan peringkat ketiga dalam Penilaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Tahun 2020 di lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wates. Hal tersebut tertuang dalam SK Kepala kantor KPPN Wates Nomor: KEP-073/WPB.015/KP.03/2020. SK dan piagam diterima oleh Kepala TU MTsN1KP di Omah Jamu dan RM. Bebek Brontak, Tawangsari, Pengasih, Kulon Progo (Selasa, 22/12/2020). Di dalam SK tersebut tertera peringkat pertama adalah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo (417734) dengan nilai 97,04, peringkat kedua adalah Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta (239544) dengan nilai 96,45, dan di peringkat ketiga adalah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kulon Progo (308721) dengan nilai 96,45.

 

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2020, Penyerahan DIPA Tahun 2021, dan Penandatanganan PAkta Integritas Tahun 2021. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Wates, Sugiyana, S.E. “Hal yang membuat bangga juga adalah bahwa peringkat I diraih oleh Kantor Kementerian Agama Kab. KP yang merupakan atasan langsung satuan kerja MTsN1KP,” papar Sugeng Riyanto, S.Sos.

Prestasi ini juga diapresiasi oleh Kepala Kantor Kementarian Agama Kabupaten Kulon Progo, Ahmad Fauzi, S.H. “Rasa bangga menjadi peringkat I dalam Penilaian Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Tahun 2020 ini semakin bertambah karena salah satu satker madrasah yaitu MTsN1KP juga berhasil meraih peringkat ketiga dalam penilaian ini,” demikian disampaikan Ahmad Fauzi saat menanggapi prestasi ini. (smd)

Kulon Progo (MTsN1KP) – Sabtu, 19 Desember 2020, MTsN1KP mengundang semua orang tua/wali siswa kelas VII, VIII, dan IX ke madrasah dalam rangka penerimaan rapor semester gasal tahun pelajaran 2020/2021. Sistem penerimaan rapor kali ini dengan sistem dalang. Sistem ini adalah kependekan dari datang, terima rapor, langsung pulang. Hal ini terkait dengan upaya pencegahan persebaran Covid-19.

Sistem dalang  telah disiapkan dengan SOP yang jelas. Seperti misalnya, orang tua/wali siswa datang secara bergelombang sesuai dengan jadwal yang telah disampaikan sebelumnya. Tempat parkir dan lalu lintas datang dan pulang sudah direkayasa sedemikian rupa sehingga tidak ada kemacetan atau penumpukan kendaraan. Orang tua/wali siswa wajib menggunakan masker. Sebelum masuk ke dalam lokasi, semua diminta mencuci tangan dengan sabun dan dicek suhu tubuh oleh petugas. Selanjutnya, menuju lokasi penerimaan rapor di hall madrasah. Wali kelas telah menunggu di meja-meja yang disiapkan. Jika ada antrean, orang tua/wali siswa menunggu dengan tetap menjaga jarak kemudian mengambil rapor dan dapat melakukan konsultasi singkat terkait pembelajaran dan siswa. Setelah itu, orang tua/wali siswa dipersilakan pulang setelah menerima rapor dengan menggunakan jalur berbeda.

 Semua informasi telah disampaikan di dalam edaran yang sudah disampaikan dalam lembaran edaran, sehingga meminimalkan kontak erat dengan orang banyak. Terlebih proses ini tetap dalam protokol kesehatan yang ketat. “Kami menyiapkan petugas agar proses pengambilan rapor ini berjalan lancar. Sarana dan prasarana sudah disiapkan dengan maksimal, misalnya alat cuci tangan, termo-gun, dan hansanitizer disiapkan di berbagai tempat. Antisipasi masker pun sudah disiapkan bagi yang tidak mengenakan masker,” papar Waka Kurikulum Drs. Hudayawan Arif.  “Diharapkan acara pembagian rapor 477 siswa selesai pukul 13.30 WIB dengan sejumah 15 kelas,” papar Hudayawan Arif.

“Alhamdulillah, hari ini kegiatan berjalan lancar. Terlebih mengingat beberapa hari kemarin hujan setiap hari dan hari ini alhamdulillah cuaca terang benderang,” papar Kepala MTsN1KP, Drs. Legiman, M.S.I. saat memantau kegiatan penerimaan raport ini. (smd)

Kulon Progo (MTsN1KP) – Rabu, 16 Desember 2020 dilaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTs Negeri 1 Kulon Progo. Tim penilai terdiri dari Pengawas Madrasah dan Pengawas yang ditunjuk, yaitu Barokatussolihah, S.Ag., M.S.I. dan Kalimah, S.Ag., M.A. Tim ini menilai kinerja Kepala MTsN1KP, Drs. Legiman, M.S.I. PKKM tahun ini adalah PKKM tahunan dari masa kerja Kepala MTsN1KP.

Selama tidak lebih dari 3 jam dan tetap dalam protokol pencegahan Covid-19, tim penilai menilai kinerja kepala madrasah yang terbagi dalam 6 komponen, yaitu komponen kepribadian dan sosial, usaha pengembangan madrasah, pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi guru dan tenaga kependidikan, dan hasil kinerja kepala madrasah. Semua dokumen telah disiapkan oleh koordinator komponen yang diketuai oleh Waka Kurikulum, Drs. Hudayawan Arif. Koordinator secara urut dari tiap komponen adalah Jumari, S.Pd., Laela Widyawati, S.Pd., Winarti, S.Ag., Estri Ritah Indiwati, S.Ag., Ani Minarni, S.Pd., dan Nur Hadiyanto, S.Pd.

Setelah selesai penilaian, tim penilai memberikan rekomendasi dan apresiasi pada kinerja kepala madrasah ini. “Sungguh luar biasa kekompakan dan kesolidan dari Tim Pak Legiman, sehingga data dari tiap komponen dapat disajikan secara baik dan lengkap. Hal ini tidak lepas dari manajerial seorang kepala madrasah,” demikian apresiasi yang disampaikan oleh pengawas serba bis aini, Barokatussolihah, S.Ag., M.S.I. Lebih lanjut disampaikan acungan jempol terhadap upaya pengembangan madrasah yang disajikan. “Adanya lahan tidur di belakang madrasah yang dapat diubah menjadi lahan produktif adalah suatu inovasi dalam pengembangan madrasah, ke depan perlu dibidik peluang-peluang yang jitu dalam pengembangannya,” lanjut pengawas yang biasa dipanggil Bu Ikah. Hal tersebut juga di-aamiin-i oleh Kalimah, S.Ag., M.A., sebagai penilai yang ditunjuk, “Bahwa pengembangan madrasah perlu melihat potensi yang ada di lingkungan ini. Juga perlu ditingkatkan prestasi-prestasi baik akademik maupun nonakademik meski di masa pendemi agar kiprah madrasah semakin bergaung,” lanjut Kalimah.

Tim penilai juga menekankan bahwa meskipun dokumen sudah sangat lengkap, perlu kesempurnaan pendukung dokumen, misalnya foto kegiatan, SOP, dan yang sejenisnya. “Hal ini perlu sebagai tertib administrasi dan sangat bermanfaat bagi PKKM yang akan datang,” imbuhnya.

Dalam akhir acara, Kepala MTsN1KP mengucapkan terima kasih atas saran, kritik, dan rekomendasi yang disampaikan saat PKKM berlangsung. “Semoga PKKM tahun ini sebagai awal dari kinerja yang lebih baik di masa yang akan datang. Juga ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk Bapak Ibu Guru dan tenaga Kependidikan yang telah menyiapkan PKKM ini sehingga dapat berjalan lancar. Semoga hasilnya dapat membawa manfaat bagi madrasah,” tutup Legiman yang sehari sebelumnya berulang tahun. “PKKM ini adalah kado bagi Pak Legiman di usianya yang ke lima puluh tiga tahun. Semoga semakin membawa keberkahan bagi beliau juga madrasah,” tutur salah satu guru MTsN1KP. (smd)

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya.” Demikian penggalan lirik lagu kebangsaan “Indonesia Raya.” Begitu pentingnya pembangunan jiwa sehingga WR Supratman pun mendahulukannya daripada pembangunan fisik melalui lagu gubahannya tersebut.

Sejalan dengan itu, MTs Negeri 1 Kulon Progo menyelenggarakan kegiatan pembangunan karakter bertajuk Character Building bagi Pendidik Dan Tenaga Kependidikan dengan mengusung tema Membangun Komitmen Menuju Madrasah Unggulan, Jumat (11/12/2020).

Acara dibuka oleh Kepala MTs Negeri 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I. Kegiatan yang sedianya akan dilaksanakan di DolaNdeso, Kalibawang ini dipindahkan ke madrasah karena alasan kesehatan di masa pandemi. “Hal ini adalah upaya madrasah dalam mencegah penyebaran Covid-19 yang akhir-akhir ini jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 meningkat tajam di Kulon Progo. Kegiatan yang sudah direncanakan harus tetap terlaksana, tetapi kita juga harus tetap waspada, “ ungkap Legiman. Meski demikian antusiasme para peserta yang terdiri dari seluruh dewan guru dan tenaga kependidkan MTsN 1 Kulon Progo tidak berkurang.

Dalam sambutannya, Legiman juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kerja sama, persahabatan, dan kekeluargaan dari seluruh stakeholder madrasah. “Harapannya, setelah acara ini selesai, semangat, kerja sama, persahabatan, dan kekeluargaan di antara kita meningkat sehingga kita dapat menjalankan tugas-tugas di madrasah dengan baik,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, MTsN 1 Kulon Progo mengundang salah satu motivator nasional yaitu H. Purwanto, S.Ag yang lebih dikenal dengan Mas Ipung dari Pancaran Qolbu Yogyakarta sebagai fasilitator. Acara inti diisi dengan motivasi dan permainan-permainan tentang kerja sama dan membangun komitmen menuju madrasah unggulan. Acara berlangsung dengan khidmat, tetapi  seru dan menyenangkan.

Di akhir materi, Mas Ipung menyimpulkan ada  4 kunci sukses menuju madrasah unggulan. “Saya sampaikan bahwa ada empat kunci untuk meraih keberhasilan terutama untuk menuju madrasah unggulan yang saya singkat menjadi KPKK (Komitmen, Profesional, Konsekuen, dan Konsisten), “ tegasnya. Tidak lupa Mas Ipung juga mengingatkan seluruh peserta untuk kembali meluruskan niat lillahi ta’ala untuk kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja keras, dan kerja tuntas. (luk/sep)

  

Kamis, 10 Desember 2020 — MTs Negeri 1 Kulon Progo langsungkan Rapat Kerja bertema “Profesionalisme Pengelolaan Madrasah menuju Madrasah Unggul”. Meskipun di tengah-tengah pandemi Covid-19, semua guru dan pegawai tetap semangat dalam acara rapat kerja tersebut. Rapat kerja dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kulon Progo, H. Ahmad Fauzi, S.H., pengurus komite, guru dan pegawai MTs Negeri 1 Kulon Progo.

“Program-program kegiatan hendaknya tidak sekedar copy paste tetapi lebih bisa dikembangkan untuk kemajuan madrasah, apalagi di masa pandemi seperti ini perlu persiapan program agar madrasah tetap dapat melayani pendidikan dengan baik,” ujar kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo H. Achmad Fauzi, S.H.,  di sela-sela acara pembukaan rapat kerja MTs Negeri 1 Kulon Progo tahun 2020. Selain itu, Fauzi juga mengapresiasi prestasi MTsN1KP dan harapannya, ke depan semakin membahana bahkan harus melebihi ekspektasi yang direncanakan. Fauzi juga mengimbau untuk tetap memberlakukan protokoler kesehatan secara tertib untuk kesehatan, kebaikan, dan keselamatan bersama. 

Setelah pembukaan rapat kerja, dilanjutkan dengan sidang komisi untuk membahas dan mengevaluasi program kegiatan madrasah tahun 2020 dan merekomendasikan program kegiatan selanjutnya untuk tahun 2021. Sidang Komisi dibagi menjadi lima komisi yaitu komisi A bidang kurikulum, komisi B bidang kesiswaaan, komisi C bidang Humas, Komisi D bidang sarana Prasarana, dan komisi E bidang Administrasi ketatausahaan dan Managemen Madrasah. Sebelum sidang komisi, Drs. Legiman, M.S.I selaku kepala madrasah memaparkan laporan kegiatan madrasah tahun 2020. 

Rapat kerja MTs Negeri 1 Kulon Progo diakhiri dengan sidang pleno dengan pemaparan rekomendasi masing-masing sidang komisi. Dengan harapan rekomendasi dan usulan-usulan yang disampaikan dapat dianggarkan dan terealisasi ditahun 2021.

“Salah satu tujuan raker ini adalah mengevaluasi kegiatan tahun 2020 dan merencanakan kegiatan strategis di tahun 2021 sehingga raker ini penting bagi madrasah kita,” demikian tandas Legiman. Dengan dilaksanakannya raker ini, pengelolaan MTsN1KP harus semakin profesional dan mantap dalam rangka menuju madrasah unngulan.

Dalam kesempatan lain, komite madrasah menyampaikan dan mengapresiasi prestasi dan program-program yg telah direalisasikan di tahun 2020, “Semoga dengan prestasi ini semakin meningkatkan gengsi madrasah di masyarakat,” demikian disampaikan Ketua Komite, Drs. H. Pahid Mahmud Rais. (eri;smd)

Perpustakaan Lentera Ilmu MTs Negeri 1 Kulon Progo meraih nilai A dalam akreditasi dari Perpustakaan Nasional RI pada tahun 2020 setelah melalui berbagai tahapan selama tiga bulan terakhir. Hasil akreditasi ini diumumkan secara resmi pada Senin (7/12/2020).  

Dengan diraihnya nilai akreditasi ini, Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I. memberikan ucapan selamat dan harapan. “Akreditasi perpustakaan adalah salah satu aktivitas penilaian dan kesadaran diri dari sebuah organisasi perpustakaan yang selalu menginginkan agar seluruh komponen sistem bekerja dengan baik, memenuhi standar dan berujung pada pelayanan prima untuk semua warga madrasah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan pencapaian ini. Semoga dengan diraihnya hasil akreditasi yang sangat baik ini menjadikan Perpustakaan Lentera Ilmu memberikan citra dan kinerja terbaik dan selalu memberi manfaat bagi warga madrasah khususnya dan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa penilaian akreditasi ini melalui berbagai tahapan, diawali mengisi borang dari Perpusnas RI sambil melengkapi dokumen-dokumen yang kemudian dikirim ke Perpusnas untuk diteliti. Tahap selanjutnya adalah visitasi yang pada masa pandemi ini dilakukan secara daring. Tahap terakhir adalah menunggu hasil.

Kepala Perpustakaan Lentera Ilmu, Suradi, S. Pd menjelaskan bahwa pada proses visitasi pada tanggal 13 Oktober 2020 yang lalu, ada enam komponen yang dinilai, yakni penyelenggaraan dan pengelolaan, pelayanan perpustakaan, sarana prasarana, tenaga perpustakaan, koleksi, dan komponen penguat kinerja. Semua komponen ini sudah terpenuhi sehingga layak mendapat apresiasi berupa nilai A. “Akreditasi adalah pengakuan dan untuk terus bisa diakui, Perpustakaan Lentera Ilmu MTs Negeri 1 Kulon Progo harus mampu terus mempertahankan kinerja baiknya. Untuk itu, berbagai hal perlu ditingkatkan, kerja sama dengan berbagai pihak juga perlu dijalin lebih erat, “pungkasnya. (SAP)