Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Dalam rangka mewujudkan madrasah adiwiyata dan menyongsong datangnya Tahun Baru Hijriah, MTsN 1 Kulon Progo melakukan Gerakan Resik-Resik Bebarengan Garap Sampah Paripurna (Grebeg Sampah), Jumat (29/7/2022).

  
Tujuan lain diadakan aksi Grebeg Sampah ini untuk membiasakan warga madrasah hidup bersih, bebas dari sampah serta mengedukasi pemilahan sampah terutama bagi peserta didik kelas VII. Kegiatan yang diprakarsai pokja sampah dengan koordinator Sarita, S. Pd. ini dimulai pada pukul 07.00 WIB dan diakhiri pukul 11.00 WIB. Warga madrasah tanpa terkecuali mengikuti aksi Grebeg Sampah ini.


“Aksi Grebeg Sampah kita lakukan untuk membuat lingkungan madrasah bebas dari sampah secara paripurna. Jika lingkungan bersih dan asri, kegiatan apa pun di madrasah akan terasa nyaman, “tutur Sarita.


Ditambahkan Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I., antusiasme para peserta didik dalam aksi grebeg sampah ini sangat membanggakan. Mereka tanpa diberi aba-aba sudah mengerti apa yang harus dilakukan. Namun, tetap didampingi oleh guru agar kegiatan dapat berjalan lancar.“Alhamdulillah, semakin ke sini anak-anak semakin peduli bahwa lingkungan yang bebas sampah itu menyenangkan. Mereka terlihat bersemangat untuk bersih-bersih, memilah, dan memilih sampah dengan dibimbing pendamping masing-masing. Semoga melalui aksi ini, kesadaran mereka dan seluruh warga madrasah untuk peduli akan sampah dapat meningkat, “pungkas Legiman. (sep)

Kulon Progo (MTsN 1 Kulon Progo) – Salah satu masalah terbesar yang tengah dihadapi dunia saat ini adalah pengelolaan sampah. Data statistik dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut jumlah total sampah nasional pada 2021 mencapai 68,5 juta ton. Berbagai program yang diluncurkan untuk mengatasi permasalahan sampah, belum menunjukkan hasil.

Demikian juga di tingkat madrasah, sampah dapat menjadi masalah besar apabila tidak ditangani dengan benar. Untuk itulah, MTsN 1 Kulon Progo mengadakan Workshop Pemilahan dan Pengolahan Kompos Organik yang diikuti oleh dua puluh siswa, beberapa guru, dan pegawai yang tergabung dalam pokja sampah pada Tim Adiwiyata 2022, Senin (25/05/22). Kegiatan berlangsung di ruang laboratorium IPA mulai pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh Kepala Madrasah, Drs. Legiman, M.S.I. Hadir sebagai narasumber, Ari Budiyarto, S. E. dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Kamad Legiman mengatakan bahwa kegiatan workshop ini merupakan program madrasah dalam rangka menjadi madrasah rintisan Adiwiyata. Dengan adanya workshop ini, diharapkan warga madrasah terutama para siswa dapat semakin menyadari pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah agar memiliki nilai guna.

“Melalui workshop pemilahan dan pengolahan sampah terutama sampah organik menjadi kompos ini, saya berharap pokja sampah yang hadir sebagai peserta dapat terlebih dahulu mengetahui cara memilah dan mengelola sampah agar bermanfaat sehingga dapat memiliki nilai jual,” ujar Legiman.

Selanjutnya, narsum kegiatan, Ari Budiyarto menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah di lingkungan madrasah agar asri dan adiwiyata. Selama ini pengolahan sampah di sekolah atau madrasah masih sangat minim, tidak sebanding dengan sampah yang dihasilkan setiap harinya. Ari juga menjelaskan jenis-jenis sampah dan cara untuk memilah dan mengolahnya dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Menerapakan metode 3R merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengelola sampah di madrasah. 3R merupakan singkatan dari reduce (mengurangi sampah), reuse (menggunakan ulang sampah), dan recycle (mendaur ulang sampah). Hal ini dapat mengurangi penggunaan bahan yang sulit didaur ulang seperti plastik. Tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi dapat memanfaatkan sampah organik seperti sisa makanan, buah, dan sayuran sebagai pupuk kompos. Kegiatan mendaur ulang sampah menjadi barang baru yang bernilai guna juga harus dicoba. Contohnya dengan merangkai sampah bekas bungkus kemasan menjadi beragam kerajinan yang unik dan menarik,“ tutur Ari. 

Pada akhir kegiatan, peserta diajak untuk mempraktikkan cara memilah dan mengolah sampah organik menjadi kompos. Dengan penuh antusias, peserta berusaha menerapkan apa yang telah diajarkan oleh narasumber. Setelah kegiatan, diharapkan para siswa peserta dapat menjadi pelopor bagi teman-temannya untuk selalu hidup bersih dan dapat memilah serta mengolah sampah dengan tepat. (sep)

 

Kamis, 7 April 2022, adalah hari yang menegangkan bagi Rafa Guntur Wicaksana dan Berliana Mustika Dewi, siswa MTs Negeri 1 Kulon Progo, yang merupakan tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) Keuangan Syariah tingkat Nasional. Duo ini harus bertarung dengan melawan peserta dari tiap provinsi se-Indonesia. “Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan tahun 2022 sebagai rangkaian kegiatan Gebyar Safari Ramadhan 1443 H,” demikian disampaikan Kepala OJK DIY, Parjiman.


Kegiatan tahapan lomba telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu. Tahap pertama adalah penyisihan yaitu pada Selasa, 15 Maret 2022 yang diselenggarakan di MTs Negeri 1 Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 5 MTs dari kabupaten/kota di DIY. Kegiatan lomba dimulai pukul 12.30 WIB dan berakhir pukul 15.30. Dari kelima MTs ini mengikuti 3 babak untuk mencari tim terbaik yang akan mewakili DIY di tingkat nasional. Tim dari tim MTs terdiri atas 2 siswa. Tim dari MTsN1KP diwakili oleh Rafa Guntur Wicaksana dan Berliana Mustika Dewi semuanya dari kelas VIIIA.
Rafa dan Berliana harus mengikuti 2 babak seleksi. Babak pertama mereka harus menyelesaikan 30 soal secara tertulis. Babak ini mencari 3 terbaik dari 5 tim yang ada. Tim MTsN1KP masuk ke babak selanjutnya. Mereka kembali bertarung dengan 2 tim lainnya, dengan menjawab 25 soal. “Babak kedua ini mencari tim terbaik. Namun, pada babak ini ada skor yang sama dari tim Kulon Progo dan Gunung Kidul sehingga diberikan tambahan satu babak lagi untuk mencari yang terbaik dari yang terbaik.Pada babak tambahan ini diajukan pertanyaan secara lisan dan langsung dijawab oleh peserta,” papar Harmin Prihatmoko, S.E.T. yang mendampingi Tim MTsN1KP pada pelaksanaan lomba.
Selanjutnya, kegiatan ujicoba teknis pelaksanaan lomba dilaksanakan Selasa, 5 April 2022 melalui zoom meeting. Kegiatan ini dilaksanakan di Perpustakaan MTsN1KP dan dihadiri dari pembimbing provinsi dari OJK DIY dan Bidang Madrasah Kanwil Kemenag DIY.


Kamis (7/4) kemarin telah memasuki babak penyisihan. Babak ini dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting di Kantor OJK DIY. Duo Rafa—Berliana mengikuti kegiatan dengan serius dari awal hingga akhir. Selama kegiatan lomba virtula ini disaksikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, H. Abd. Su’ud, S.Ag., M.S.I.. Selain itu sebagai penyemangat duo Rafa—Berliana, hadir juga Kepala MTSNegeri 1 Kulon Progo, Drs. H. Legiman, M.S.I. didampingi guru pendamping, Harmin Prihatmoko, S.E.T.
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, H. Abd. Su’ud, S.Ag., M.S.I. menyampaikan apresiasi yang tinggi pada siswa dan MTs Negeri 1 Kulon Progo. “Saya mengapresiasi prestasi ini. Siswa kita mampu masuk dalam 10 besar peringkat nasional, yaitu peringkat ketujuh. Meskipun belum masuk final, prestasi ini telah menunjukkan kemampuan siswa madrasah kita. Semoga ke depan, prestasi-prestasi madrasah semakin membanggakan.”
“Meski kecewa belum bisa masuk finasl, tetapi kami sangat senang bisa ikut lomba ini, selian menambah pengetahuan, kami jadi tahu kemampuan diri sendiri,” kata Rafa Guntur Wicaksana setelah mengikuti lomba. (smd)

 

 Kulon Progo – (MTs Negeri 1 Kulon Progo) Senin, 14 Februari 2022, MTs Negeri 1 Kulon Progo mendapatkan jadwal kunjungan dari Puskesmas Kapanewon Wates dalam rangka pengambilan sampel uji usap PCR. “Hal ini dilaksanakan untuk mendapatkan data agar PTM dapat dilaksanakan secara nyaman,” ungkap salah satu petugas dari Puskesmas Kapanewon Wates.

Sejumlah 48 sampel dari siswa dan guru serta tenaga kependidikan (GTK) diambil dalam pelaksanaan uji usap PCR ini. Siswa yang dijadikan sampel diambil merata dari semua kelas. Diharapkan dari semua sampel di MTsN1KP semua negatif,” demikian disampaikan Kepala MTsN1KP, Drs. Legiman, M.S.I. dalam koordinasi sebelum pelaksanaan.

Pelaksanaan uji usap PCR siswa dan GTK dilaksanakan di hall MTsN1KP dan mendapatkan sambutan baik dari para petugas. “Tempatnya nyaman dan terbuka,” kesan dari salah satu petugas. Hadir dalam pelaksaan tersebut sejumlah 8 orang dari Puskesmas Kapanewon Wates. Pelaksanaan berjalan tertib dan lancar sekitar 2 jam.

Selain itu, berdasarkan pengamatan lapangan dari salah satu petugas disampaikan bahwa sarana dan prasarana di sekolah ini sudah lengkap, termasuk protokol kesehatannya. “Sudah ada gugus COVID-19 tingkat madrasah, siswa di kelas juga hanya 50% dari jumlah siswa, setiap ruang ada sarana cuci tangan pakai sabun, dan dilengkapi dengan hansanitizer. Semoga semua sehat dan aman sehingga PTM dapat terus dilanjutkan,” disampaikan petugas pada saat pengamatan lapangan.

Selanjutnya dipesankan oleh petugas, bahwa GTK dan siswa yang hari ini diambil uji usap PCR sambil menunggu hasil selama 2–3 hari diminta untuk  menunggu hasil di rumah. Siswa yang ikut uji usap juga diminta untuk belajar dari rumah. (smd)

    

 

Kulon Progo – (MTs Negeri 1 Kulon Progo) Pengurus Koperasi Simpan Pinjam MTs Negeri 1 Kulon Progo menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Sabtu, 29 Januari 2022 di MTs Negeri 1 Kulon Progo. “Perlu disampaikan di sini bahwa anggota Koperasi SP Sumber Makmur MTsN1KP adalah guru dan karyawan yang masih aktif, dan juga guru/karyawan yang pernah bekerja di MTsN1KP,” demikian disampaikan Ketua Koperasi SP Sumber Makmur, Edi Nurgiyanto.

Dalam sambutan selaku Dewan Pembina, Kepala MTsN1KP, Drs. Legiman, M.S.I., menyampaikan,  “Koperasi adalah wahana untuk memperbaiki ekonomi anggotanya, bisa memberi prtolongan pada anggota, karena prinsip koperasi kita adalah dari, oleh, dan untuk anggota. Jadi, mari kita majukan koperasi ini agar semua dapat berjalan sejahtera.” Dalam Koperasi SP Sumber Makmur tercatat sebanyak 68 anggota koperasi yang terdiri atas anggota yang masih aktif bekerja di MTsN1KP dan juga yang telah purna maupun mutasi tempat tugas. “Hal ini menunjukkan bahwa salah satu tujuan koperasi ini juga untuk menjalin silaturahmi,” papar Dewan Pengawas, Sugeng Riyanto, S.Sos., dalam sambutannya.

Lebih lanjut dalam RAT ini disahkan AD ART Koperasi Simpan Pinjam Sumber Makmur MTsN1KP. AD ART ini digunakan dasar dari berjalannya sebuah organisasi. Dalam RAT ini juga diputuskan beberapa hal untuk rencana kegiatan di tahun 2022 ini. “Meski kegiatan koperasi simpan pinjam ini sempat terhambat karena pendemi, tetapi setelah dilakukan promosi, sirkulasi simpan pinjam akhirnya dapat berjalan lancar kembali,” tambah ketua koperasi. Selain uang kehadiran, anggota koperasi juga mendapat SHU. Di akhir RAT sebagai acara penutup dibagikan hadiah lawang bagi yang beruntung.  (smd)

       Kulon Progo – (MTs Negeri 1 Kulon Progo) Dalam rangka program dari Kepolisian Resor Kulon Progo yang dicanangkan oleh Kapolres Kulon Progo, AKBP Mukaromah Fajarini, S.H., S.I.K. yaitu Police Goes To School¸  pada Senin, 31 Januari 2022 MTs Negeri 1 Kulon Progo mendapat kesempatan untuk disambangi oleh Kepolisian Resor Kulon Progo. “Hadir dalam kesempatan ini saya, Kanitbinmas AKP Ruswinandari dan Briptu Rochta Pramesti, S.H., yang mewakili Kapolsek Wates, Kompol Gunadi Teja Murti, S.H., M.H., yang berhalangan hadir karena sedang memimpin pengamanan lapangan pagi ini,” demikian disampaikan AKP Ruswinandari dalam perkenalan di ruang kepala madrasah.

Kegiatan sambang di MTsN1KP ini sudah didahului dengan silaturahmi awal agar kegiatan Police Goes To School dapat berjalan lancar. Kegiatan dilaksanakan dalam apel pagi bersama seluruh siswa kelas IX. Apel dipimpin oleh Kanitbinmas AKP Ruswinandari. Dalam amanatnya disampaikan program Police Goes To School yang dilaksanakan pagi ini dalam rangka memperkenalkan tugas pokok POLRI sebagai pemelihara ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dan mengingatkan agar selalu mengantisipasi kejahatan. “Salah satunya adalah dengan menaati ketentuan dari peraturan berkendara bagi pelajar. Siswa usia SMP/MTs belum diperkenankan mengendarai sepeda motor karena belum memiliki kompetensi berkendara. Hal ini dibuktikan dengan dimilikinya SIM, yang hanya diberikan setelah berusia 17 tahun ke atas. Jadi mohon untuk tetap mematuhi perturan yang berlaku,” papar Polwan Berhijab ini.

Selain itu disampaikan untuk tetap waspada terhadap penipuan melalui dunia maya lewat telepon selular karena sudah banyak terjadi korban kejahatan ini. Jangan mudah percaya atau tergiur dengan iming-iming atau rayuan baik itu dari tetangga, teman, atau siapa pun apalagi orang yang tidak dikenal,. Di akhir amanatnya beliau menyampaikan terkait bertambahnya kasus COVID-19 di Kulon Progo. “Pada Jumat lalu telah terkonfirmasi varian baru masuk Kulon Progo yaitu positif COVID-19 varian Omicron, untuk itu kita harus tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat terutama penggunaan masker,” lanjutnya. (smd)

     

 

Kulon Progo (MTsN1KP)- Zona Integritas adalah predikat kepada instansi Pemerintah yang pimpinan dan bawahannya memiliki komitmen. MTsN 1 Kulon Progo ikuti tahapan penilaian pendahuluan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) untuk mengetahui dan menilai kinerja manajemen Madrasah. Kegiatan penilaian berlangsung pada hari Selasa, 25 Januari 2022, pukul 13.00 sampai dengan 14.45 WIB secara online melalui zoom meeting oleh Tim Penilai dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Karyadi.

Kegiatan penilaian pendahuluan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan presentasi Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I. “Proses pembangunan zona integritas yang meliputi dokumen komponen pengungkit dan komponen hasil untuk terwujudnya Madrasah zona integritas hingga menuju WBK dan WBBM,” tutur Legiman. Seluruh usaha dan persiapan administrasi dengan upload evidence pada aplikasi PMPZI yang telah di kerjakan bersama dengan harapan dapat memenuhi target penilaian yang diharapkan.

Selanjutnya Tim Penilai Zona Integritas dari Dirjen Pendis, Karyadi, menjelaskan bahwa penilaian pendahuluan pembangunan zona integritas merupakan penilaian awal terhadap pimpinan dan stakeholder MTsN 1 Kulon Progo dalam komitmen mewujudkan WBK dan WBBM dengan upaya mencegah korupsi, reformasi birokrasi, dan peningkatan layanan publik.

Penilaian pendahuluan dengan presentasi singkat oleh enam koordinator pengungkit zona integritas yaitu manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Tim penilai telah meneliti seluruh evidence pada aplikasi PMPZI MTsN 1 Kulon Progo, kemudian melakukan tanya jawab dan konfirmasi dari masing-masing koordinator pengungkit selama 90 menit.

Semoga dengan kerja sama dan soliditas tim kerja yang luar biasa, penilaian zona integritas MTsN 1 Kulon Progo tahun ini dapat berjalan optimal dan sukses untuk menyandang Madrasah Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). (rsm)

Jumat, 21 Januari 2022 dua orang alumni MTs Negeri 1 Kulon Progo mengunjungi Madtsanesa. Dua orang alumni ini sekarang menuntut ilmu di SMK Dirgantara Putra Bangsa Yogyakarta. Mereka adalah Adi Rahmawan dan Alif Aji Prayoga.

Dalam kunjungan kali ini mereka ditemui di ruang Waka oleh Waka Bidang Akademik, Drs. Hudayawan Arif, Waka Bidang Humas, Siti Mulbisah Dallailati, M.Hum., dan Waka Bidang Sarpras, Harmin Prihatmoko, S.E.T. “Kunjungan kami ke sini dalam rangka silaturahmi dan dalam rangka promosi sekolah, semoga dapat diterima dengan baik,” demikian disampaikan Alif Aji Prayoga sebagai pembuka kunjungan mereka. Melihat penampilan mereka, terlihat sangat percaya diri. Saat ini Alif Aji Prayoga sedang magang di Bandara Yogyakarta International Airport dalam rangka penyelesaian tugas akhir seklah. Alif Aji Prayoga sudah di tahun terakhir sekolah di SMK tersebut.

Sementara Adi Rahmawan masih berada di tahun kedua. Dalam kesempatan ini diperoleh wawasan bahwa alumni MTs Negeri 1 Kulon Progo dapat berkiprah di tingkat lanjut. Mereka juga dapat meraih prestasi 10 besar secara akademik di kelas. Selain itu, mereka aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Kunjungan alumni ini kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan sapa lingkungan madrasah. Terutama guru-guru yang telah menjadi bagian mereka saat belajar di MTs. Di akhir kunjungan, sebelum mereka berkeliling madrasah, “Mohon doa Bapak Ibu Guru semua, saya akan mendaftar TNI/POLRI tahun ini,” pinta Aji.

“Lulusan MTs Negeri 1 KP ternyata bisa bersaing di dunia pendidikan di Kota Yogyakarta, terbukti dengan banyaknya lulusan yang berprestasi baik akademik maupun nonakademik,” kesan Waka Bidang Akademik, Drs. Hudayawan Arif. (smd)

Kulon Progo (MTsN1KP) – MTsN 1 Kulon Progo menggelar persiapan Ujian/Asesmen Kelas IX. Anak-anak diberi motivasi untuk semangat kembali dalam belajar di masa pandemi. Kepala Madrasah, Drs. Legiman, M.Si. menyampaikan hal ini di sela-sela acara tersebut di MTsN 1 Kulon Progo, Sabtu (15/1/2022) pagi.

“Pagi ini siswa kami berikan sosialisasi untuk persiapan asesmen. Anak-anak kami beri motivasi untuk terus semangat dalam belajar. Kami juga mengundang orang tua siswa dalam sosialisasi ini,” ujar Kamad.

 

“Anak-anak silahkan bermimpilah dan jangan lupa lakukan apa saja yang bisa untuk mewujudkan mimpimu. Setidaknya dari sekarang sudah punya cita-cita mau meneruskan jenjang berikutnya ke mana,” tambah Legiman.

“Mulailah dari diri sendiri untuk melakukan perubahan terutama pola belajar dari rumah hingga sekarang tatap muka kembali dan jangan lupa selalu mendekatkan diri dengan Allah melalui peningkatan ibadah. Insya Allah kalian sukses,” pungkas Legiman.

Sementara itu Waka Kurikulum, Drs. Hudayawan Arif juga mengingatkan anak-anak untuk terus rajin belajar. “Ketahuilah anak-anak bahwa Ujian Madrasah akan dilaksanakan bulan Maret sebelum ramadhan, dan Asesmen Daerah akan dilaksanakan tanggl 11, 12 Mei 2022. Maka persiapkanlah mulai dari materi pembelajaran serta jangan lupa selalu berdoa dan mendekatkan diri pada Allah,” tuturnya.

“Tujuan Asesmen Daerah ada dua yaitu yang pertama menentukan /memetakan mutu pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan salah satu unsur alat seleksi masuk jenjang berikutnya,” imbuh Hudayawan. (res/abi).  

   
Kulon Progo (MTsN1KP) – MTsN 1 Kulon Progo mengadakan khataman Al-Qur’an pada Rabu (12/1) siang bertempat di musala madrasah. Ini merupakan khataman pertama kali yang dilakukan secara luring. Di waktu-waktu sebelumnya kegiatan dilaksanakan secara daring melalui grup WA setiap Rabu malam. Kegiatan yang diikuti oleh guru dan pegawai ini sudah dilaksanakan sejak awal 2021 dan kini sudah memasuki putaran ke-52.


“Saya berharap kegiatan-kegiatan yang positif seperti ini dapat terus dilanjutkan. Kekompakkan dan kerja sama yang bagus juga harus terus diupayakan agar madrasah kita menjadi lebih baik lagi, “ kata Drs. Legiman, selaku Kepala Madrasah dalam sambutannya. “Kepada seluruh bapak ibu guru dan pegawai diharapkan dapat mengikuti kegiatan khataman Al Qur’an dengan lebih baik lagi,’ imbuhnya di akhir sambutan.

Khotmil Qur’an putaran kali ini dipimpin oleh Drs. Hudayawan Arif dan dipandu oleh Lukman Muttaqin. “Untuk kegiatan selanjutnya, khataman akan tetap dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu siang setelah salat lohor di musala dan tidak melalui WAG lagi. Jadi semua juz diharapkan sudah dibaca dan dilaporkan pada Rabu pagi,’ kata Lukman di akhir kegiatan. (ela)